"Saya datang kemari mau ketemu teman-teman yang ada di sini, Pak Sekjen, Bapak-bapak Dirjen," kata Luhut, sembari menjelaskan tidak akan ada serah terima jabatan dengan Menteri Arcandra Tahar. "Tidak usah pake serah terima, kami kan sudah bincang-bincang kemarin," tandasnya.
Luhut juga mengemukakan soal Masela, Mahakam, Freeport Indonesia, IDD, maupun listrik. "Banyak area yang kami cover dan beliau (Arcandra) lapor ke saya sebagai Menko Bidang Kemaritiman. Jadi saya cukup terinformasi apa-apa yang dikerjakan oleh Pak Arcandra," tandasnya.
Selanjutnya, Luhut juga memaparkan tentang program-program yang akan dilakukan sebagai Plt. "Kita meneruskan saja karena apa yang dilakukan Pak Arcandra sangat baik, bisa memotong cost banyak sekali," cetus Luhut, yang mengaku tidak mengetahui akan berapa lama menjabat sebagai Plt Kementerian ESDM.
Dalam kesempatan tersebut Luhut juga membantah dirinya yang mengenalkan Arcandra kepada Presiden Jokowi.
"Tidak, tidak betul. Jangan ngarang- ngarang," tegasnya sembari menambahkan bahwa pengumuman penggantian Arcandra tidak mesti presiden yang mengumumkan, cukup Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. (Sofyan)


