indoPetroNews.com - PT Pertamina Persero sudah mengalokasikan gas untuk floating storage regasification unit (FSRU) Cilacap sebanyak 10 kargo dalam periode 2017 hingga 2020, dan 20 kargo pada 2021.
Senior VP Marketing Gas Pertamina, Didik Sasongko Widi, mengatakan, FSRU Cilacap berkapasitas 200 mmscfd, ditargetkan FSRU tersebut on stream pada 2018. FSRU Cilacap sudah mendapatkan persetujuan investasi akhir atau final investment decision (FID). Konstruksi FSRU Cilacap dimulai akhir 2015 dan direncanakan selesai pembangunannya pada pertengahan 2017.
"Kita sudah membuat alokasi FSRU untuk alternatif pasokan ke domestik, 2017-2020 10 kargo. Pada 2021 20 kargo," ujar Didik di Jakarta, Senin (16/3).
Untuk memenuhi semua itu, saat ini Pertamina tengah menyiapkan pembukaan tender pra kualifikasi. FSRU Cilacap akan menyuplai kebutuhan kilang milik Pertamina, pabrik semen Holcim, dan sejumlah industri lainnya di wilayah Cilacap dan sekitarnya.
Pasokan gas alam cair untuk FSRU Cilacap direncanakan berasal dari dalam negeri, seperti Kilang Tangguh dan Kilang Bontang, serta menyusul blok yang dikelola ENI dan Chevron maupun dari impor. (Ehs)


