Apabila nantinya SKK Migas dibubarkan, ujar Noorsy, dirinya menggagas agar fungsi dari SKK Migas tidak dikembalikan ke Pertamina melainkan dengan cara membuat perusahaan BUMN terbaru.
"Tiru Tiongkok yang memiliki tiga perusahaan yang mengelola minyak negara. Jadi saya menggagas kita buat saja perusahaan minyak baru, tapi khusus di bidang investasi dan ekspor impor," terangnya.
Ia mengakui, BUMN investasi di sektor migas termasuk ekspor impor yang bisa menjual minyak secara langsung. "Dan bersifat terbuka, jadi setiap tahunnya dibuat buku laporan secara terbuka," ungkapnya.
Ia mengatakan, dalam upaya menihilkan para mafia migas, maka merupakan langkah yang kurang tepat bila fungsi SKK Migas dialihkan ke Pertamina mengingat di tubuh Pertamina sendiri dikhawatirkan terdapat jaringan-jaringan para mafia.
Menurutnya, dibubarkannya BP Migas kemudian diganti dengan SKK Migas itu sama saja. Pasalnya, minat membubarkan SKK Migas hanyalah salah satu cara, minat yang sebenarnya terjadi adalah minat membongkar UU No 22 tahun 2001 agar bersikap sesuai dengan konstitusi. Ia menilai, SKK migas itu melanggar konstitusi dan tidak memiliki dasar UU-nya.(*/ris)


