indoPetroNews.com - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dipastikan tidak akan naik di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Di tahun ini saja, sudah terdapat kenaikan tarif dasar listrik dan juga harga Elpiji 12 kilogram. Berdasarkan pada hal itulah, tidak mungkin pemerintahan SBY membebani masyarakat lagi.
Hal demikian disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik, Senin (1/9), di Gedung DPR, Jakarta. “Kita sudah melaksanakan sejumlah kebijakan yang membuat daya beli masyarakat turun. Timing-nya nggak pas kalau sekarang dinaikkan. Sisa kepemimpinan Pak SBY yang tinggal 1,5 bulan ini memang berat kalau menaikkan harga BBM bersubsidi,” tutur Wacik.
Wacik juga menjelaskan, pemerintahan SBY telah menaikkan harga BBM bersubsidi di 2013. Di samping itu, penyesuaian Tarif Tenaga Listrik (TTL) secara bertahap telah efektif di tahun ini pada delapan pelanggan PT PLN (Persero).
“Pemerintah sudah naikkan BBM bersubsidi di tahun kemarin. Tarif listrik juga telah naik tahun ini. Itulah alasan yang mungkin memberatkan pemerintah saat ini menaikkan harga BBM bersubsidi,” ujar Wacik.
Bahkan, lanjut Wacik, dalam waktu yang tak lama lagi, PT Pertamina (Persero) berencana menaikkan elpiji nonsubsidi 12 kg. Karena itulah, kata Wacik, pemerintah periode saat ini tentu harus menjaga situasi sekarang agar tak membebani kehidupan masyarakat. Umar Mukhtar
Home »
BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik di Era SBY
» Jero Wacik: BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik di Era SBY


