"Pengadaan converter kit itu melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sesuai Perpres itu wewenang dari Kemenperin," ungkap Tim Percepatan Konversi BBM ke BBG, Wiraatmaja Puja kepada wartawan, (1/9).
Sampai 2014, ungkapnya, pemerintah menargetkan jumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) mencapai 71 unit dan Mobile Refueling Unit (MRU) 13 unit.
Sementara itu, Kepala Sub Direktorat Pengangkutan Hilir Migas Ditjen Migas, Isnaini menyatakan, untuk tahun 2014 pemerintah dengan dana APBN akan membangun 10 SPBG dan 4 MRU di Jabodetabek serta 4 SPBG di Semarang.
Selain itu, di Jawa Barat akan dibangun mini LNG plant dan stasiun LCNG. Sementara itu, dengan dana swasta akan dibangun oleh PT Pertamina sebanyak 10 SPBG dan 4 MRU yang seluruhnya berlokasi di Jabodetabek.
Ia mengatakan, PT PGN akan membangun 6 SPBG di Jabodetabek, 2 SPBG di Jawa Timur dan 1 SPBG di Riau. "Adapun tambahan volume gas yang diperlukan menyusul dibangunnya SPBG dan MRU tersebut sekitar 7,5 MMSCFD untuk PT PGN dan 5,68 MMSCFD untuk PT Pertamina," paparnya.(*/ris)


