IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Menkeu Tagih Janji Menperin, Larangan LCGC Ber-BBM Subsidi

Menkeu Tagih Janji Menperin, Larangan LCGC Ber-BBM Subsidi

Written By Unknown on Monday, 7 April 2014 | 18:47

indoPetroNews.com - Kementerian keuangan was-was. Soalnya, mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/LCGC) dinilai berpotensi akan menenggak bahan bakat minyak (BBM) subsidi. Menteri Keuangan, Chatib Basri mengaku, khawatir mobil murah akan membuat konsumsi BBM subsidi makin membengkak.
 
"Volume BBM subsidi 48 juta kiloliter (KL) tahun ini bisa jebol, bila tidak ada larangan untuk mobil murah mengonsumsi BBM subsidi," ungkap Chatib di sela-sela diskusi "Menyongsosong Peta Baru Kebijakan Ekonomi Indonesia" di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (7/4).

Dengan begitu, ia mengaku, sangat konsen untuk terus mempertanyakan kepada Menteri Perindustrian (Menperin), MS Hidayat terkait BBM subsidinya. Chatib mengaku telah menyurati Menperin untuk mengeluarkan aturan larangan mobil murah memakai BBM subsidi.

Menurutnya, bila tidak ada aturan tegas, maka impor BBM bakal terus naik. Sehingga, transaksi berjalan bakal terancam defisit seperti tahun lalu.

Ia mengatakan, jumlah impor BBM itu harus diturunkan, sehingga konsumsi BBM bersubsidi itu perlu terus ditekan. Terlebih, lanjutnya, penjualan mobil murah terus meningkat. "Penjualan terus meningkat, sebab harga yang ditawarkan membuat masyarakat menarik untuk membelinya," terangnya.

Kendati begitu, diakui Chatib, memang ada tambahan penerimaan pajak dari LCGC. Sebab, penerimaan perusahaan LCGC akan meningkat dan membuat setoran pajaknya juga ikut naik. "Dan yang paling penting itu, BBM bersubsidinya bagaimana," ujar Chatib kembali menyindir MS Hidayat.(*/ris)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login