Arief Wardono, selaku General Manager City Gas PT Pertagas Niaga memaparkan, kerja sama antara Pertagas Niaga dan Osaka Gas dilakukan untuk pengembangan jaringan gas kota.
“Untuk pembangunan ruas pipa transmisi sepanjang 22 km yang melewati Beji (Depok), Ragunan, Lebak Bulus, dan Blok M,” ungkap Arief kepada wartawan di Jakarta, (15/4).
Menurutnya, kerja sama untuk mengembangkan jaringan gas kota di Indonesia itu dipilih dari perusahaan asal Jepang. Sebab, Jepang merupakan salah satu negara yang memiliki jaringan gas kota yang sudah tertata. Meskipun, lanjutnya, Jepang tidak memiliki kilang gas alam.
Saat ini, terang Arief, Pertagas Niaga memiliki 12.822 pelanggan. Angka tersebut tersebar di tiga kota, yaitu Prabumulih, Jambi dan Sengkang. "Tahun ini Pertagas Niaga akan melakukan perluasan jaringan di tujuh kota. Ketujuh kota tersebut yaitu Sidoarjo, Blora, Ogan Ilir, Bogor, Cirebon, Subang, dan Sorong," paparnya.
Menurutnya, penggunaan gas alam untuk keperluan rumah tangga relatif lebih aman. Soalnya, gas alam merupakan gas yang bertekanan lebih rendah yaitu 0,02 bar. "Selain itu, sifat gas alam juga lebih rendah dari udara. Sehingga, gas akan segera menguap ketika terjadi kebocoran," terangnya.(*/ris)


