indoPetroNews.com - Gencarnya kegiatan eksplorasi sektor minyak dan gas bumi (migas), memicu tingginya pertumbuhan premi asuransi. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyatakan premi usaha asuransi pada pengeboran minyak mengalami pertumbuhan yang tinggi pada 2013 dibandingkan tahun 2012.
Dadang Sukresna, Ketua Departemen Statistik, Informasi, dan Analisa AAUI mengatakan, premi lini usaha asuransi energy in onshore pada 2013 mencapai Rp 1 triliun atau meningkat 731 persen dibandingkan tahun 2012, "Pada 2012 premi bruto lini usaha migas ada dalam kisaran sebesar Rp 127,64 miliar," ungkap Dadang kepada wartawan di Jakarta, (3/4).
Menurutnya, premi di lini usaha migas meningkat signifikan, karena pada 2013 ada banyak proyek yang cukup besar, sehingga pada 2013 premi bruto asuransi mencapai Rp 1 triliun lebih.
Ia menerangkan, untuk klaim bruto 2013 usaha energy onshore menempati angka yang cukup besar juga mencapai 576 persen atau Rp 250 juta. Peningkatan klaim tersebut disebabkan oleh meningkatnya premi asuransi.
Julian Noor, selaku Direktur Eksekutif AAUI, mengatakna, kinerja industri asuransi umum sepanjang pada tahun 2013 lebih baik dibandingkan pada tahun 2012. Hal ini dapat dilihat dari dua indikator utama, yakni pertumbuhan premi dan klaim bruto.
"Secara umum apa yang terjadi di tahun 2013 dibandingkan tahun 2012 performance asuransi lebih baik," terangnya.(*/ris)
Home »
Asuransi Sektor Migas Menanjak Signifikan
» Asuransi Sektor Migas Menanjak Signifikan


