indoPetroNews.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperkirakan harga bahan bakar minyak (BBM) berpotensi naik pada April 2015 mendatang. Kenaikan harga didorong oleh pelemahan rupiah dan peningkatan penggunaan bahan bakar nabati menjadi 15 persen.
Pelaksana tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM I Gusti Nyoman Wiratmadja mengatakan harga minyak mentah dalam sepekan terakhir memang relatif stabil. Namun, nilai tukar rupiah yang terus melemah berpotensi menaikkan harga BBM.
"Kami hitung per hari ini, penurunan rupiah yang paling berperan menaikkan harga. Kalau harga minyak dari awal Maret fluktuasinya tidak menanjak," ujarnya seperti dikutip harian Investor Daily, Kamis (19/3).
Menurut dia, dengan adanya perubahan nilai tukar tersebut, pemerintah akan mengumumkan harga baru pada 1 April nanti. Meski demikian, masih enggan menyebut berapa perkiraan kenaikan harga BBM mulai bulan depan. "Sedang dihitung, tidak boleh mendahului," cetusnya.
Selain itu, tambahnya, faktor lain yang juga bisa menaikkan harga BBM jenis solar, yakni rencana kebijakan peningkatan FAME (fatty acid methyl ether) dalam solar menjadi 15 persen. Pasalnya, peningkatan porsi FAME ini akan menaikkan harga perolehan biodiesel.


