indoPetroNews.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan pemerintahan SBY saat ini harus segera menaikkan harga BBM subsidi. Bahkan, agar permasalahan subsidi ini tak makin akut lagi, Kadin meminta untuk menghapus langsung seluruh subsidi BBM.
"Pemerintahan sekarang-lah yang harus menaikkan harga BBM Subsidi. Pemerintahan nanti kan dilantik saja belum. Sekarang momen yang tepat untuk menaikkan harga BBM subsidi," kata Ketua Umum Kadin Indonesia Suryo Bambang Sulisto di Gedung Kadin, Jakarta, Rabu (3/9).
Menurutnya, masalah subsidi BBM ini seperti penyakit kanker ganas yang tak bisa dibiarkan lagi. "Masalah ini sangat krusial dan berdampak pada ekonomi kita, dan subsidi ini sudah membengkak sampai sedemikian besarnya, bayangkan sehari ada 1 triliun yang disumbangkan untuk subsidi. Ini amat lebih berharga jika dialihkan ke sektor yang lebih strategis dan membutuhkan," jelasnya.
Kata dia, jika BBM terus disubsidi, maka beban dan dampak buruknya akan lebih besar. "4 tahun kami sudah bilang begini. Kami mendesak pemerintah segera mengambil langkah korektif untuk masalah ini," tukasnya.
Sulisto menambahkan, membengkaknya subsidi ini karena pemerintahan yang sekarang. "Tidak tepat kita mewariskan bom waktu (masalah subsidi BBM) ini kepada pemerintah yang akan datang. Sudahlah pemerintahan sekarang nggak perlu memikirkan popularitas lagi," tandasnya.
Di matanya, ada kemungkinan presiden mendapat masukan yang salah sehingga menolak untuk menaikkan BBM subsidi. "Menteri-menteri perekonomian harus kasih masukan ke presiden," kata dia.Umar Mukhtar
Home »
Kadin: Pemerintahan SBY-lah yang Harus Naikkan Harga BBM Subsidi
» Kadin: Pemerintahan SBY-lah yang Harus Naikkan Harga BBM Subsidi


