indoPetroNews.com - Harga Elpiji 12 kilogram resmi dinaikkan sebesar Rp 1500 oleh PT Pertamina (Persero). Kenaikan tersebut dimulai tepat pada hari ini, setelah dilakukannya rapat antara Direksi Pertamina dan Kementerian Koordinator Perekonomian.
Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya menyatakan, harga jual rata-rata Elpiji 12 kilogram nett dari Pertamina kini menjadi Rp 7.569 per kilogram. Sebelumnya, kata dia, harga jualnya hanya sebesar Rp 6.069 per kilogram.
Harga jual tersebut adalah harga yang ditentukan oleh Pertamina. Di tataran agen penjual elpiji 12 kilogram, harga jualnya meningkat sehingga kini menjadi Rp 9.519 per kilogram. Sebelumnya, harga jual di tataran agen hanya sebesar Rp 7.731 per kilogram. "Perbedaan itu karena adanya ongkos transport, filing fee, margin agen dan PPN," kata Hanung.
Dengan hitung-hitungan tersebut, harga jual elpiji 12 kilogram per tabungnya yakni sebesar Rp 114.300 di tataran agen. Sebelumnya, harga jual per tabung sebesar Rp 92.800.
Naiknya harga jual elpiji tersebut dianggap akan mampu menekan kerugian bisnis elpiji 12 sepanjang 2014 sebesar Rp 452 miliar. Dengan demikian, kerugian Pertamina pada tahun ini menjadi Rp 5,7 triliun. Untuk diketahui, sebelumnya, proyeksi kerugian Pertamina terhadap bisnis elpiji 12 kilogram sebesar Rp 6,1 triliun. Umar Mukhtar
Home »
Harga Elpiji 12 Kg Naik Rp 1500
,
Pertamina Tekan Kerugian Rp 452 M
» Harga Elpiji 12 Kg Naik Rp 1500, Pertamina Tekan Kerugian Rp 452 M


